Translate

Kamis, 11 Januari 2024

Sinopsis Big Mouth Episode 2

All Content From MBC, Tentangsinopsis




ddrama-queen.blogspot.com – Sinopsis Big Mouth Episode 2. Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek episode sebelumnya dan klik di tulisan yang ini untuk menemukan episode selanjutnya. Selamat membaca...^^


Setelah mengalami kecelakaan, Chang Ho di bawa ke rumah sakit. Chang Ho yang berbaring di brankar tengah di bawa petugas, mengingat kenangan masalalunya dengan Miho saat mengikuti lomba lompat galah. Di tengah lompatannya, tongkat yang di gunakan Chang Ho patah, membuat Chang Ho terjatuh di matras.

“Aku tahu masalah terbesar dalam hidupku yaitu pada saat-saat penting, aku sangat tak beruntung tapi Miho selalu berada di sisiku.”

Chang Ho membuka matanya, melihat Miho dan Gi Gwang berada di depannya, meningat Jaksa Cho kemudian menanyakan ponselnya kepada Miho dan menyuruh Miho meminjamkan ponselnya. Di sisi lain, seseorang membuang ponsel Chang Ho dan mengambil SD card berisi rekaman kamera dasbor di mobil Chang Ho. Setelahnya mobil Chang Ho di hancurkan.

Di ruangannya, Chang Ho menyuruh Gi Gwang menemaninya ke bengkel. Miho memarahi Chang Ho karena kondisinya belum pulih. Para polisi datang dan menahan Chang Ho atas penggunaan obat-obatan terlarang. Kau harus tetap waspada, aku memercayaimu jadi percayalah kepada kami dan bertahanlah ucap Miho kepada Chang Ho yang berada di dalam mobil dan melihat kepergiannya.  Di dalam penjara, Chang Ho mengingat kecelakaan yang menimpanya kemudian menyuruh petugas untuk menghubungi Doha.

Doha duduk di sebelah Chang Ho dan menanyakan keberadaan rekaman kamera dasbornya. Hilang, rekamannya ada di mobil tapi mobilnya dihancurkan dan Jihoon melakukan ini untuk menyingkirkan bukti ucap Chang Ho. Apa kau memastikan melalui rekaman bahwa Gong Jihoon adalah kaki tangannya tanya Doha. Namanya tak disebutkan dengan jelas tapi mereka menyebut soal makalah, aku akan menemukannya jadi pastikan saja agar aku dibebaskan Chang Ho. Akan lebih cepat jika kau meminta kepada Gong Jihoon ucap Do Ha kemudian pergi dari sana.

“Penjara Gucheon. Ini penjara terburuk di Korea untuk mengurung tahanan yang menunggu diadili dan sudah diadili. Ini bukan tempat untuk penjahat biasa. Ini tempat terhormat yang hanya didatangi oleh sampah manusia terburuk. Tak ada hak asasi manusia di sini tapi ada yang menerima perlakuan khusus dan itu yang memperburuk keadaan. Tempat ini penuh dengan korupsi.”

Para polisi menunjukkan surat penggeledahan kepada Gi Gwang kemudian memasuki ruangan Chang Ho dan menggeledahnya menemukan emas batangan, pistol dan obat-obatan terlarang yang di sebunyikan di balik tembok dan menemukan uang yang di simpan di plafon. Bus yang membawa para tahanan termasuk Chang Ho, memasuki penjara Gucheon. Tahanan lainnya membawa Chang Ho di hadapan Chae Bong, Jae Ho Du Geun dan Chun Sik. Di sana, Chang Ho di pukul, di tendang oleh tahanan lain.

Orang-orang NR Forum sedang berkumpul tengah minum bersama. Salah seorang datang, membisikkan sesuatu kepada Do Ha setelahnya Do Ha menyalakan TV, melihat berita tentang Chang Ho sebagai Big Mouse karena polisi menemukan 5 miliar won uang tunai, metamfetamina senilai sepuluh miliar won, buku besar judi ilegal, dan ponsel sekali pakai dalam jumlah besar.

Di dalam penjara, leher Chang Ho di ikat menggunakan tali yang menggantung dan kakinya yang bertumpu pada kursi. Salah seorang menendang kursi tersebut, membuat Chang Ho bergelantunagn di tali. Yoon Gab (Kepala Sipir) hanya diam saat melihat kejadian tersebut melalui rekaman CCTV, kemudian menjawab telepon dari Jihoon, yang menyuruh membiarkan Chang Ho hidup. Dengan segera Yoon Gab bersama tim medis lainnya, pergi ke ruangan tersebut dan memberikan pertolongan kepada Chang Ho.

Petugas memberi tahu Miho yang berkunjung ke penjara, kalau Chang Ho menolak kunjungan dari siapapun. Soon Tae mengajak Miho kembali besok. Chang Ho adalah Big Mouse ucap Miho kemudian bertanya kepada Soon Tae di dalam penjara tahanan boleh menonton TV kan dan mengajak Soon Tae pulang. Didalam tahanan, para tahanan sedang menonton berita tentang Chang Ho yang menjadi Big Mouse.

Petugas membawa Chang Ho memasuki sel yang sama dengan Jerry dan No Park Suamiku bukan Big Mouse dan hanya korban jadi kuharap kejaksaan mengungkap orang yang melakukan hal seburuk itu ucap Miho kepada para reporter kemudian berkata kepada Chang Ho, kami akan berjuang sampai berhasil membuktikan bahwa kau tak bersalah jadi jangan lupa bahwa kau punya keluarga. Chang Ho menangis saat melihat Miho.

Joong Rak mengeluarkan foto bukti yang di temukan di kantor dan meletakkannya di hadapan Chang Ho seraya bertanya apa kau Big Mouse. Aku bukan Big Mouse teriak Chang Ho. Di ruang sebelah ada Doha yang melihat proses introgasinya. Para tahanan di bawa kembali ke penjara dan memasuki selnya masing-masing termasuk Chang Ho. Jerry mendekati Chang Ho menunjukkan tato di lengan tangannya seraya berkata aku penggemarmu jadi aku akan melayanimu.

No Park menyuruh Chang Ho memberi tahu tanggal lahirnya dan akan memberikan peruntungan geratis. Sudah jelas, aku akan berumur panjang dan sangat sial ucap Chang Ho. Aku yakin dia bukan Big Mouse ucap Chae Bong kepada Jihoon. Karena itu, aku akan menyelidikinya dan menyelesaikan masalah ini jadi jangan sentuh dia sampai aku memberi aba-aba ucap Jihoon menghentikan mereka bertiga. Satu pihak harus membunuhnya untuk hidup tapi pihak lain tak bisa membunuhnya karena uang ucap Yoon Gab yang melihatnya.

Apa kau yakin Park Changho adalah Big Mouse tanya Jihoon kepada Joong Rak yang menemuinya. Buktinya tak terbantahkan jadi aku akan mengungkap identitas asli Big Mouse ucap Joong Rak. Setelah Jihoon pergi, Joong Rak memasuki mobil, memberikan buku kepada Doha seraya berkata ini daftar pengedar obat-obatan terlarang dan semua pelanggan Big Mouse adalah orang VIP. Aku tak percaya bahwa Park Changho adalah Big Mouse ucap Doha.

Di mana pegawai dari restoran itu tanya Miho dan di jawab dia pergi ke Asia Tenggara beberapa hari lalu tapi kini dia menghilang oleh Gi Gwang, kemudian berkata kalau begitu, Changho benar pegawai itu yang meracuni kopinya. Mobilnya hancur dalam kecelakaan itu, dan kita tak punya kamera dasbornya, aku tak tahu harus mulai dari mana ucap Soon Tae. Kita harus menemukan makalah yang membuat mereka membunuh Profesor Seo ucap Miho kemudian pergi dari sana.

Para tahanan sedang membicarakan Chang Ho yang menjadi Big Mouse, ada yang percaya dan ada yang tidak percaya. Dengan membawa makanan, Chang Ho duduk di kursi bergabung dengan Jerry dan lainya. Melihat kedatangan Chang Ho, Chun Sik menghampiri Chang Ho, membuang makanannya dan memukul Chang Ho beberapa kali seraya berkata jika kau Big Mouse, aku tak peduli tapi jangan bertingkah. Para petugas datang dan memisahkan mereka semua.

Kirim 5247 ke bangsal khusus ucap Yoon Gab kepada seseorang melalui telepon dan sekarang, di depannya ada Chang Ho kemudian menyuruhnya memakan makanan yang ada seraya bertanya apa benar kamu Big Mouse. Mendengar hal tersebut, Chang Ho tersedak makanan yang di makannya kemudian menjawab bukan. Yoon Gab mendekati Chang Ho kemudian menamparnya dan menyuruh Soo Chul membawa Chang Ho ke sel isolasi dan mengurungnya selama 5 hari.

RUMAH SAKIT UNIVERSITAS GUCHEON REKRUTMEN TERBUKA UNTUK PERAWAT

Miho sedang mengikuti wawancara dan sekarang sedang menjawab pertanyaan dari Joo Hee (istri Doha). Miho pindah ke Rumah Sakit Gucheon dan ingin tahu isi makalah Seo Jaeyoung ucap Soon Tae kepada Chang Ho. Seperti apa situasi di luar tanya Chang Ho. Orang yang membunuh Profesor Seo akan dibebaskan dan kejaksaan memutuskan bahwa kau Big Mouse jawab Soon Tae. Bagaimana dengan Wali Kota Choi tanya Chang Ho kembali dan kurasa dia percaya kau Big Mouse dan ingin memutuskan hubungan oleh Soon Tae.

Isilah surat cerai atas namaku dan serahkan, jika dinyatakan bersalah, aku dipenjara seumur hidup jika aku sial, hukuman mati, rentenir akan mendatangiku demi uang dan entah apa yang akan dilakukan orang yang menjebakku kepada Miho ucap Chang Ho. Miho berusaha semampunya untuk menyelamatkanmu ucap Soon Tae. Seraya berkaca-kaca, Chang Ho kembali berkata mereka yang bisa hidup harus hidup dan hanya ini yang bisa kulakukan untuk Miho jadi lakukan ini untukku.

Chang Ho menghampiri Miho dan bertanya kenapa kau di sini, kau tak menerima pesanku untuk putus. Miho mengeluarkan buku tabungannya dan menunjukkannya kepada Chang Ho seraya berkata mendaftarlah ke sekolah hukum, aku akan mengurusmu. Chang Ho memberi tahu kalau ia tidak mau menghabiskan uang pacaranya. Jika kau tak mau uang pacarmu, ayo menikah ucap Miho. Chang Ho mengabaikannya dan pergi dari sama.

Chang Ho membawa Miho ke ruangannya sebagai pengacara kemudian memberikan dokumen. Asuransi jiwa ucap Miho yang melihatnya, Aku membuka firma hukum jadi, aku harus diasuransikan ucap Chang Ho dan mengajak Miho menikah. Kau melamarku dengan asuransi yang entah kapan akan kudapatkan tanya Miho. Segeralah berhenti dari rumah sakit, aku akan membiarkanmu menjalani hidup yang baik ucap Chang Ho.

“Aku melepaskan Miho, dan kini hanya ada satu hal yang bisa kulakukan sendiri. Aku akan mengungkap kejahatan mereka dalam surat bunuh diriku dan mengungkap bahwa aku tak bersalah lewat kematian.”

Chang Ho menangis saat membaca surat yang di tulisnya untuk Miho. Jangan sampai kau berniat bunuh diri, jika kau mencoba bunuh diri dan gagal, kau akan cacat seumur hidupmu ucap No Park kepada Chang Ho. Aku bahkan tak bisa mati meskipun aku mau ucap Chang Ho dengan menangis. Kau lahir bukan karena keinginanmu jadi kau harus hidup sesuai takdirmu ucap No Park kemudian pergi. Tempat ini dipenuhi pembunuh, aku tak perlu mencoba bunuh diri ucap Chang Ho seraya melihat sekelilingnya kemudian pergi dari sana.

Chang Ho mencampur nasi dan lauk miliknya seraya melihat Chun Sik yang sedang makan kemudian menekatinya dan menumpahkannya di kepala Chun Sik. Tidak cukup hanya di situ, Chang Ho memukul kepala Chun Sik beberapa kali menggunakan nampan membuat kepala Chun Sik berdarah kemudian memukul dan menendangnya membuat Chun Sik tergeletak di lantai. Petugas datang dan membawa Chang Ho pergi.

Saat berjalan, Chang Ho berpapasan dengan Kwang Yeon (Pembunuh berantai yang membunuh sembilan wanita). Chang Ho mendekati Kwang Yeon yang sedang bekerja, bertanya apa ibumu makan sup rumput laut setelah melahirkanmu, apa yang dia makan setelah melahirkan psikopat sepertimu. Kwang Yeon hanya diam dan mengeluarkan pisau yang di dawanya. Melihat tersebut, Chang Ho mengarahkan pisau di lehernya seraya berkata tikam aku, genapkan jadi sepuluh dan pamer kepada ibumu. Kwang Yeon tertduduk di lantai, menangis seraya menggumankan ibu.

Semua tahanan memberikan hormat kepada Chang Ho yang datang. Setelah mendapatkan lauk, Chang Ho, Jerry dan yang lainnya duduk di kursi dan memakan makannya seraya membicarakan tahanan yang mencoba kabur dan ditembak mati oleh petugas. Kenapa aku tak memikirkan ini sebelumnya karena pembunuh terkejam di penjara ini adalah sang sipir ucap Chang Ho.

Malam harinya, Chang Ho berjalan keluar, mencoba kabur dari penjara. Soo Chul memasuki ruangan Yoon Gab memberi tahu terjadi pelarian. Bunuh dia ucap Yoon Gab. Setelahnya para petugas turun dan mengejar Chang Ho. Setibanya dilapangan, Chang Ho berteriak menyuruh petugas menembaknya. Para polisi datang dan segera mengepung Chang Ho.


BERSAMBUNG.......


Photo














Facebook Twitter