Translate

Sabtu, 13 Januari 2024

Sinopsis Good Job Episode 1

All Content From ENA, TentangSinopsis




ddrama-queen.blogspot.com – Sinopsis Good Job Episode 1. Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Klik di tulisan yang ini untuk menemukan episode selanjutnya. Selamat membaca...^^


“Seorang anak yang penuh rasa penasaran dan petualangan. Momen kecil dan bahagia itu. Sebuah hadiah yang sempurna untuk ibunya, tapi itu seindah sebagaimana itu menakutkan dan legenda menyedihkan yang tersembunyi di dalamnya. Kalung terkutuk, sekali lagi membuktikan bahwa legenda itu benar dan menghilang. Bersama dengan kebahagiaan keluarga kami. Dan 20 tahun kemudian kalung ibuku yang hilang, Air Mata Sang Ratu, muncul kembali di suatu tempat di dunia.”

Lelang sebuah kalung sedang berlangsung di sebuah ruangan. Di saat semua orang saling memberikan harga, Sun Woo yang menyamar menjadi kakek-kekek pergi dari sana. Sun Woo menghentikan langkahnya dan berbalik karena ketahuan oleh petugas keamanan kemudian menghajarnya dan kembali berjalan memasuki ruangan CEO dan meretas komputernya, membuat terhubung dengan komputer milik Jin Mo. Tidak ada data yang mengindikasikan dari mana asal kalung itu ucap Jin Mo.

Sun Woo segera bersembunyi di balik lemari saat CEO datang tapi ketahuan olehnya kemudian keluar dan bertanya kau tahu kan soal kalung berlian yang hilang 20 tahun lalu, siapa orang yang mendaftarkannya untuk dilelang. CEO tersebut hanya diam kemudian mengambil pistol dan menarahkanya keapada Sun Woo tapi pistolnya tidak ada pelurunya. Sun Woo mengeluarkan pelurunya kemudian keluar dengan membawa anjing milik CEO dan menemukan SD Card di kalung anjing tersebut.

Se Ra menghentikan motor yang di kendarainya, membuka ponsel dan menerima pengiriman barang yang masuk kemudian mengambil makanan dan mengantarkannya. Se Ra menghentikan langkahnya saat melihat poster tentang Kang Chool Gil dan memfotonya. Para petugas, memasuki ruangan milik CEO dan menemukan sang CEO di ikat kemudian kembali pergi untuk megengejar Sun Woo. Seraya melihat rekaman kamera pengawas, Jin Mo memberi tahu Sun Woo kalau tempat parkirnya diblokir dan menyuruh mengikuti instruksinya.

Melihat orang yang mengejarnya semakin dekat, Sun Woo menaiki motor milik Se Ra kemudian mengendarainya pergi dari sana. Melihat montornya di bawa kabur, Se Ra mengejarnya dengan berlari tapi tidak berhasil. Setelah sampai di lokasi pertemuannya dengan Jin Mo, Sun Woo turun dari montornya dan memarahinya. Malam harinya, mereka berdua kembali kerumah bersama, dengan Sun Woo yang menyuruh Jin Mo mengembalikan montornya.

Jin Mo mengembalikan sekuternya di tempat awal, menyelipkan ampolop kemudian pergi dari sana dengan membawa montornya. Se Ra yang kebetulan lewat di sana untuk mengantarkan pesanan, menghentikan langkahnya saat melihat montornya kemudian mengambil amplop yang di dalamnya berisi uang. Ini tempat yang sangat populer di Gangnam untuk berurusan dengan barang curian, dia pasti salah satu pengunjung baru-baru ini ucap Sun Woo setelah Jin Mo berhasil masuk kemudian menyuruhnya mencari tahu.

Ke esokan paginya, semua orang memberikan hormat kepada Sun Woo yang datang ke kantor. Sun Woo menyapa Wan Soo kemudian pergi ke ruang rapat bersama. Karakter yang menggabungkan aktris Oh A-ra dan seorang influencer virtual, inilah Miya ucap Pak Kim saat sedang rapat. Sun Woo memotong peresentasinya, dengan berkata kupikir topik rapat kita hari ini bukan tentang model virtual Eunkang Group tapi tentang presentasi strategis masa depan untuk era Web3.

Sun Woo pergi dari rapatnya seteleh membaca pesan dari Jin Mo kemudian berjalan memasuki ruangan rahasianya. Dengan berteleponan dengan Jin Mo membahas tentang Kang Chun Gil yang mengunjungi Jungsudang, Sun Woo berganti pakaian dan menyamar. Sun Woo kembali menaiki lift dan keluar setelah sampai di rumahnya, yang ternyata saling terhubung. Jin Mo memberi tahu Sun Woo kalau Kang Chun Gil berada di Kasino hotelmu.

Se Ra sedang berjalan di lobi hotel, berkata kepada atasannya melalui alat komunikasi, akan bekerja lebih keras. Seraya membawa nampan berisi minuman, Se Ra mengamati orang-orang kemudian melaporkannya kepada atasannya. Se Ra sedang duduk di sofa seraya memijit kepalanya yang pusing. Menejer hotel menghampiri Se Ra kemudian bertanya kau sungguh tak berniat untuk bekerja di sini setiap hari. Se Ra berdiri seraya berkata aku juga inginnya begitu tapi ada situasi yang tak bisa dihindari kemudian pergi dari sana.

“Aku punya rahasia yang membedakan aku dari orang lain. Aku terlahir dengan mata elang. Lebih tepatnya, penglihatan super yang beberapa kali lebih baik dari mata elang. Tidak hanya jarak jauh, tapi aku bisa melihat jelas detail kecil seperti goyangan yang sangat kecil dari rambut di wajahnya. Jadi, maksudku, tak seorang pun bisa luput dari pandanganku.”

Pandangan Se Ra agak mengabur karena menggunakan mata elangnya dengan berlebihan. Sun Woo datang dan duduk di sebelah Chul Gil yang sedang bermain kemudian bertanya bukankah mencuri cip itu agak rendahan Kang Chun Gil. Melihat hal tersebut, Se Ra menghubungi petugas keaman dan menghampiri mereka berdua kemudian membawanya pergi ke sebuah ruangan. Se Ra melepaskan kumis palsu milik Sun Woo kemudia berkata polisi dalam perjalanan jadi, tetaplah di sini.

Saat akan menghubungi polisi, Se Ra mendapatkan perintah dari atasan memberi tahu Blackjack untuk menemuinya, membuat dirinya pergi dan melakukan tugasnya. Seraya menunjukkan foto kalung kepada Kang Chun Gil, Sun Woo bertanya darimana kau mencuri kalung ini. Kalau begitu jkia aku memberitahumu kau akan melepaskankukan tanya Kang Chun Gil. Ya jawab Sun Woo kemudian menelepon Jin Mo, menyuruh menyiapkan rencana B.

Jin Mo berteriak histeris seolah-olah sedang di pukul seseorang. Se Ra yang kembali, melihat hal tersebut menghampiri dan menyadarkan Jin Mo. Sun Woo mengambil cincin dan mengubahnya menjadi kunci kemudian membuka pintu dan kabur dari sana bersama dengan Kang Chun Gil. Melihat hal tersebut Se Ra mengejarnya bersama dengan petugas lainnya. Gwang Ki dan Dong He sedang makan bersama dan pergi setelah seseorang memberi tahu keberadaan Kang Chun Gil.

Setelah sampai di atap gedung, Sun Woo menyuruh Kang Chun Gil yang bersembunyi untuk keluar kemudian bertanya dimana mendapatkan kalungnya seraya mengancamnya. Aku mendapatkannya dari Oh Ara ucap Kang Chun Gil. Setibanya di atap, Se Ra bersama dengan petugas lainnya menghampiri mereka bedua. Dengan segera, Sun Woo melompat dari atas gedung. Se Ra dan petugas lainnya segera mengeceknya, melihat Sun Woo yang berada di atas truk sampah. Gwang Ki dan Dong He tiba di sana dan menangkap Kang Chun Gil.

Di ruangannya, Sun Woo mengambil kalung yang di dapatkannya, seraya mengingat kejadian di masalalu. Ibu Sun Woo meniup lilin di kue ulang tahun. Ayah Sun Woo memasangkan kalung di leher istrinya. Sun Woo kecil menangis saat melihat ibunya tergeletak di jalanan dalam keadaan penuh darah. Sun Woo kembali menutup kotak kalungnya, melihat potongan artikel yang dikumpulkannya, membuat matanya berkaca-kaca.

Se Ra mengakhiri teleponnya dengan sang adik dan menghentikan langkahnya di depan toko roti milik Na Hee kemudian masuk kedalam. Katanya di kasino itu pekerjaannya paruh waktu, kenapa kamu kelihatan lelah tanya Na Hee melihat Se Ra. Aku mengejar mereka dan akhirnya bisa menangkapnya di depan mataku tapi orang itu melompat dari atap dan kabur ucap Se Ra. Na Hee menyuruh Se Ra membantu menyiapkan roti.

Oh Ara itu model eksklusif perusahaanmu tapi kenapa kalung itu ada di rumah Oh Ara tanya Jin Mo. Kita bisa tahu kalau melihatnya sendiri ucap Sun Woo kemudian menyuruh Jin Mo bersiap untuk melihat dari mana kalungnya berasal. Jangan menyelinap masuk ke sana, kalau kau membuat janji resmi dan bertemu dengannya sebagai CEO Eun Sun Woo, itu akan baik untukmu dan juga untukku ucap Jin Mo. Akan lebih cepat bagiku untuk menyelinap dan menyelidikinya sendiri ucap Sun Woo.

Kenapa wanita itu bisa datang ke sini tanya Jin Mo saat melihat Se Ra memencet bel ruangannya. Seraya menunjukkan kotak kue yang di bawanya, Na Hee berkata Na Hee dari toko yang baru buka di bawah membawa beberapa kue yang baru aku panggang. Jin Mo menyuruh mereka berdua meninggalkannya di depan pintu. Na Hee meletakkan kuenya di depan pintu kemudian pergi dari sana.

Setibanya di lantai bawah, Na Hee melihat paket kotak besar untuk Jin Mo kemudian mengakatnya bersama Se Ra dan mengantarkannya kepada Jin Mo. Sun Woo dan Jin Mo keluar dari lift setelah sampai di kantor, melihat Na Hee dan Se Ra memindahkan paket dan menjatuhkannya dari tangga, melalui rekaman CCTV. Dengan segera, Jin Mo memakai helm dan berlari keluar, tanpa sengaja menginjak kue yang berada di depan pintu.

Jin Mo mengambil kotak paketnya dan memarahi mereka berdua karena mengambil sembarangan. Na Hee menjadi marah saat melihat kue buatannya di injak Jin Mo. Se Ra menenangkan Na Hee. Dengan membawa paketnya, Jin Mo pergi dari sana dan memasuki mobil Sun Woo yang menunggunya. Benar, mereka pencuri yang tadi ucap Se Ra yang menginat kejadian sebelumnya kemudian menaiki montornya dan mengejar mobil Sun Woo.

Se Ra turun dari montor, menelusuri sekelilingnya melihat mobil Sun Woo dan melihat Sun Woo yang sedang memanjat dinding, membuatnya bertanya-tanya kenapa dia begitu gampangnya memanjat dinding rumah orang lain, apa dia benar-benar pencuri kemudian melaporkannya kepada polisi.

Sun Woo memasuki rumah tersebut dan melihat darah di tempat tidur, lantai dan lukisan kemudian memberi tahu Jin Mo ada pertumpahan darah di sini. Dengan segera Jin Mo menyuruh Sun Woo keluar dari sana. Sebelum Sun Woo keluar, Polisi lebih dulu datang.

 

BERSAMBUNG……


Photo














Facebook Twitter