Translate

Sabtu, 13 Januari 2024

Sinopsis Blind Episode 1

All Conten From tvN, TVING, Tentangsinopsis




ddrama-queen.blogspot.com – Sinopsis Blind Episode 1. Temukan spoiler lengkap drama di sini. Klik di tulisan yang ini untuk menemukan episode selanjutnya. Selamat membaca...^^


Hujan turun pada malam hari, suara-suara binatang menemuhi keheningan malam di sebuah hutan. 5 anak kecil tengah berlari. Salah satu anak kecil menghentikan larinya dan mencari adiknya, melihat terjatuh di bawah. Melihat seseorang (Anjing Gila) datang, anak-anak lain berlari kecuali satu anak kecil. Anak kecil tersebut turun dan meenyadarkan adiknya yang pingsan kemudian melumuri wajahnya dengan tanah saat 2 ekor anjing turun. kakak adik tersebut bernafas lega karena ke2 anjing tersebut pergi. Salah satu anak berteriak kesakitan saat kakinya terjepit perangkap.

Melihat ada mobil kedua anak tersebut berdiri di tengah jalan seraya melambaikan tangannya untuk meminta bantuan tapi mobil terus melaju hingga menabrak salah satu anak. Pengendara mobil turun menghampiri satu anak yang masih tersisa, dan anak tersebut ketakutan saat melihatnya. Kedua pengendara membawa anak yang tertabrak kepada seseorang (Anjing Gila) dan tepat di bawah anak yang tertabrak tersebut terdapat adik dan kakak yang bersembunyi. Seseorang (Anjing Gila) tersebut bersiul saat menemukan keberadaan kakak adik tersebut.

Episode 1, Anjing Gila

"Tanggal 5 Januari 2022 - Penculikan dan pembunuhan Baek Ji Eun"

Seorang wanita (Baek Ji Eun") sedang berjalan seraya mendengarkan musik melalui earphone, menghindar saat kurir melaju di depanya kemudian menghentikan langkahnya saat merasa di ikuti seseorang dan berbalik tapi tidak mendapati siapa-siapa. Baek Ji Eun memundurkan langkahnya seraya menelepon temannya kemudian menoleh kebelakang dan menjerit saat melihat seseorang kemudian melarikan diri. Sementara orang tersebut mengejar Baek Ji Eun dan menarik rambutnya, membawanya pergi dari sana.

Dan sekarang Baek Ji Eun di ikat pada kursi dan kepalanya di tutupi oleh kain. Seseorang datang dengan bersiul, berjalan menghampiri Baek Ji Eun kemudian mencekik lehernya hingga membuat Baek Ji Eun meninggal. Di sisi lain, orang tua Baek Ji Eun sedang menghias rumah dan menyiapkan lainnya untuk merayakan ulang tahun anaknya (Baek Ji Eun). Melihat pesan masuk, Baek Moon Kang membukanya ternyata pesan dari Baek Ji Eun yang memberi tahu kalau pulang larut. Baek Moon Kang menelepon Baek Ji Eun tapi ponselnya tidak aktif.

"Tanggal 15 Januari 2022 - Mayat Baek Ji Eun ditemukan"

Pagi harinya seorang nenek-nenek keluar dari ladang, mencari keberadaan anjing miliknya dan melihat anjing miliknya mengendus kantung plastik. Nenek tersebut menghampiri anjingnya kemudian membuka kantung plastiknya dan berteriak saat melihat mayat Baek Ji Eun di dalam kantung plastik tersebut. Setelah kejadian tersebut, para polisi termasuk Sung Joon menyelidiki tempat kejadian.

Dia bisa saja membunuhnya dengan wajar, haruskah dia merobek bibirnya ucap Young Guk dengan kesal saat melihatnya. Sung Joon mengamati sekelilingnya tapi tidak menekukan CCTV berada di daerah tersebut kemudian berkata ada yang janggal, jika dibuang di dalam kantong dari ketinggian itu, mayat tidak mungkin mendarat dalam posisi duduk, mayat akan mendarat dalam posisi miring tergores, atau tulangnya patah selama digulingkan, jika berniat membuangnya seperti sampah kenapa mereka meletakkannya di sana dengan hati-hati.

Ayah Baek Eun Ji memasuki ruang mayat dan menangis saat melihat putrinya. Diruang Autopsi, petugas sedang memeriksa semua luka di tubuh Baek Ji Eun dan mencatatnya. Kamu menemukan sesuatu yang menarik tanya Sung Joon yang datang. Bagian dalam lengan dan lututnya memar, karena tidak ada bekas goresan, kurasa dia diikat ke tiang atau tongkat yang permukaannya halus ucap petugas tersebut. Bagaimana dengan sayatan di mulutnya tanya Sung Joon kembali.

Tidak ada tanda keraguan dan sayatannya rapi, ini dilakukan sekaligus, senjatanya digerakkan dari sudut mulut ke arah luar dan sayatannya masing-masing 5 cm serta ukurannya tepat, seolah sudah diukur ucap petugas tersebut kemudian menunjukkan sayatan di mulutnya dan kembali berkata sayatannya sangat dangkal hanya 5 mm, pasti untuk menghindari tulang pipi dan pembuluh darah karena jika pembuluh darah dipotong, akan ada banyak darah. Senjata apa yang digunakan tanya Sung Joon dan di jawab senjatanya pisau yang tajam dan tipis olehnya,

“Baek Ji Eun, 20 tahun, mahasiswi baru Universitas Mooyoung. Ayahnya, Baek Moon Kang, melaporkan dia hilang sepekan lalu tapi karena pesan teks yang dia kirim, polisi berasumsi dia kabur dari rumah. Anehnya, ponselnya ada di dekat rumahnya saat pesan itu dikirim. Sepulang kuliah hari itu, korban merayakan ulang tahunnya di kelab bersama teman. Dia meninggalkan kelab untuk pulang sekitar pukul 10 malam. Tidak lama setelah pesan dikirim dari lokasi ini, ponselnya mati.”

Seraya menampilkan profil Baek Ji Eun, Chang Wook menjelaskan kepada yang lain. Dan sekarang Sung Joon dan Suk Go pergi ke lokasi kejadian dan melihat CCTV tapi CCTV tersebut rusak. Sung Joon mengamati sekitar dan melihat CCTV yang tidak jauh dari sana kemudian menyuruh Suk Go mengeceknya. Melihat kurir pengantar makanan lewat, Sung Joon memanggilnya kemudian menunjukkan foto Bae Ji Eun seraya menanyakan apakah pernah melihatnya. Kurir tersebut menjawab tidak tahu. Sung Joon melihat kamera di helem sang kurir.

Setelah menemui teman-teman Baek Ji Eun yang memberi tahu kalau pulang pukul 10 malam karena ada pelanggan VIP dalam pengaruh obat-obatan dan terus memaksa Baek Ji Eun untuk minum alcohol, Sung Joon dan Suk Go pergi ke kelab. Melihat seorang pria sednag menodongkan pisau kepada wanita (Yoona), Sung Joon segera menendang pria tersebut dan memukulinya. Dan sekarang, Sung Joon berada di kantor polisi, melihat profil pria tersebut.

Sung Joon menahan Yoona yang akan pergi. Eunki datang ke kantor polisi menghampiri mereka beruda, memberi tahu kalau ia walinya. Melihat Eunki datang Yoona pergi dari sana. Hal buruk hampir terjadi saat dia bertemu pencandu di kelab, karena kamu walinya awasi dia dengan baik agar kejadian ini tidak terulang ucap Sung Joon kepada Eunki. Setelah urusannya selesai, Eunki menghampiri Yoona dan pergi dari sana.

Sung Joon memasuki ruang introgasi duduk di hadapan pria tersebut, menunjukkan foto Baek Eun Ji seraya bertanya kamu bertemu wanita ini di kelab tanggal 5 Januari, bukan. Dia terus menolakku, jadi aku membiarkannya pergi ucap pria tersebut. Saat Baek Ji Eun menjauhkanmu, kamu marah bukan hingga mengejarnya untuk membunuhnya tanya Sung Joon kembali. Aku tidak punya waktu untuk itu di saat ada banyak wanita di dunia ini ucap pria tersebut. Suk Go datang dan memberi tahu alibinya sudah diperiksa.

Disisi lain, Sung Hoon sedang makan sendirian di kantin, setelah selesai kembali ke ruangannya. Salah seorang staf memberi tahu Sung Hoon kalau ada tamu. Sung Hoon menemui orang tersebut yang menanyakan ada apa. Pengacara tersebut memberi tahu kalau Sung Joon memukuli kilennya. Sung Hoon menyuruh orang tersebut menuntut Sung Joon kemudian menjawab telepon dari sang ayah.

Ki Nam memarahi Sung Joon karena salah menangkap orang. Sung Joon memberi tahu kalau orang tersebut memukuli anak di bawah umur dan pencandu narkoba, dia juga mencoba meracuni Baek Ji Eun. Kamu dituntut atas penyerangan ucap Ki Nam kembali dengan berteriak. Sung Joon menjawab telepon dari Sung Hoon yang memberi tahu ada rapat keluarga dan menyuruh pulang pukul sebelum pukul 6.30 malam.

Dan sekarang, Sung Joon sedang berada di depan rumah orang tuanya kemudian masuk, melihat Sung Hoon yang sudah berada di sana, bersama dengan kedua orang tuanya. Kamu bertengkar lagi ucap Kuk Hee saat melihat luka di tangan Sung Joon. Ini karena menangkap tersangka ucap Sung Joon seraya menyembunyikan tangannya. Setelahnya mereka minum bersama untuk merayakan Kuk Hee yang mencalonkan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan. Sementara Sung Joon hanya diam melihat mereka mengobrol.

Setelah sampai di rumah, Sung Hoon segera memasuki kamarnya, mengabaikan Sung Joon yang mengajaknya mengobrol. Sung Hoon kembali keluar dari kamar dan bertanya kepada Sung Hoon kenapa kamu menjadi polisi. Kenapa tiba-tiba menanyakan itu tanya Sung Joon balik. Saat kita masih sekolah, aku selalu gugup melihatmu memukuli anak-anak di gang, kupikir jika terus begitu, kamu bisa membunuh seseorang tapi saat kamu berubah pikiran dan bilang ingin menjadi polisi,

Aku terkejut sekaligus lega karena aku tidak perlu khawatir lagi soal aku mungkin punya adik pembunuh tapi hari ini, aku terpikir sesuatu, mungkin kamu menjadi polisi untuk alasan yang berbeda ucap Sung Hoon. Alasan apa tanya Sung Joon dan di jawab kamu lebih tahu jawabannya daripada aku oleh Sung Hoon. Setelahnya, Sung Joon berada di kedai tengah minum, sementara Sung Hoon kembali ke kamar dan mulai memahat kayu.

Sung Joon menemui Moon Kang di rumah duka dan bertanya apa ada seseorang yang dendam kepada putrimu. Setelah putriku menghilang, aku menemui semua orang yang Ji Eun kenal dan tidak ada orang yang akan membunuh Ji Eun dengan brutal ucap Moon Kang. Apa ada yang memakai pisau tanya Sung Joon kemudian memberi tahu kalau pelakunya mahir menggunakan pisau yang kecil dan tipis. Bagaimana dengan Pak Jung tanya istri Moon kang yang baru datang. Dengan segera Moon Kang membawa istirnya pergi.

Melalui telepon Suk Go memberi tahu Sung Joon kalau Moon Kang mengelola perusahaan bernama Hope Foods di Jangmae-dong, 53-1. Area tempat mayat Baek Ji Eun ditemukan tanya Sung Joon. Aku baru memeriksa peta, mayatnya ditemukan sekitar 2 km dari perusahaan ayahnya ucap Suk Go. Setelah sampai, Sung Joon segera turun dan memasuki pabrik, melihat dan mengamati para pekerja yang sedang menyayat daging. Pak Goo menghampiri Sung Joon, menanyakan ada apa.

Sung Joon memberi tahu kalau ia mencari Pak Jung kemudian bertanya kau mempunyai pegawai bernama Pak Jung. Semua orang menghentikan pekerjaannya dan menatap Sung Joon. Tidak ada jawab Pak Goo. Aneh sekali ucap Sung Joon kemudian pergi dari sana. Setelah pabrik tutup, seorang pekerja menelepon seseorang memberi tahu detektif mencarimu. Sang pekerja terkejut melihat Sung Joon di hadapannya.

Di kantor polisi, Young Guk dan lainnya memutar Rekaman Kamera Dasbor di tempat kejadian Baek Ji Eun menghilang. Sung Joon juga memutar videonya kemudian bertanya dimana Jung Man Chun. Aku sungguh tidak tahu ucap orang tersebut. Jung Man Chun adalah tersangka pembunuhan, jika kamu bungkam untuk melindunginya, kamu akan dipenjara karena menyembunyikan pelaku criminal jadi katakana, kamu pasti tahu di mana dia ucap Sung Joon kembali.

“Tanggal 18 Januari 202 - 2Tersangka pembunuhan Baek Ji Eun, Jung Man Chun ditangkap”

Dengan menodongkan pistol, Sung Joon pergi ke tempat yang di beri tahu orang tersebut. Tangan Sung Joon tersayat dan mengeluarkan darah karena Jung Man Chul tiba-tiba muncul dan menyerang. Dengan segera Sung Joon melawan Jung Man Chul dan mengejarnya yang melarikan diri dan memborgol tangannya yang tertangkap. Setelahnya Jung Man Chul di bawa polisi. Tidak jauh dari tempatnya terdapat mobil dan di dalamnya ada Baek Moon Kang dan seseorang tengah melihat mereka semua.

Di ruangannya, Sung Hoon sedang membaca profil milik Jung Man Chul. Salah seorang pekerja memasuki ruangan Sung Hoon memberikan dokumen Permintaan Sidang Juri Jung Man Chul, kepada Sung Hoon. Sung Hoon menandatangi dokumen dan memberikannya kepada pekerjanya. Setelahnya para warga, mendapatkan undangan menghadiri sidang juri sebagai anggota juri.

Dan sekarang para kandidat anggota juri berada di ruang sidang dan duduk di kursinya masing-masing. Sung Joon mengambil undian secara acak dan orang yang nomernya sama dengan nomer undian tersebut, menjadi anggota juri di persidangan. Disisi lain, Seseorang memajang semua foto anggota juri yang terpilih di sebuah dinding.

"Tanggal 14 April 2022 - Sidang Juri Jung Man Chun"

Jung Man Chul sebagai tersangka dan Sung Hoon yang menjadi Hakim memasuki persidangan. Kita akan memulai sidang Kasus Perdata 2022-1004 atas tuduhan pembunuhan, perusakan dan penyembunyian mayat korban terhadap terdakwa Jung Man Chun ucap Sung Hoon. Jung Man Chul memberi tahu kalau ia memang sempat berpikir untuk melakukan hal buruk tapi ia tidak membunuh Baek Eun Ji. Bisa buktikan bahwa kamu bukan pembunuhnya tanya Sung Hoon. Jung Man Chul berdiri dan berkata di sana pada hari itu, ada orang selain aku.

Dengan ketakutan, Baek Eun Ji berlari dari kejaran Jung Man Chul. Melihat ada mobil yang menyala, Baek Eun Ji memasuki dan meminta tolong memberi tahu kalau ada orang yang mencoba membunuhnya. Ternyata orang yang berada di dalam mobil tersebut adalah Sung Joon. Detektif Ryu Sung Joon dari Kepolisian Mooyoung, dialah pelakunya yang membunuh putri Pak Baek ucap Jung Man Chul dengan teriak. Ternyata seseorang (anjing gila) tersebut adalah Baek Moon Kang. Di sisi lain, Sung Joon sedang bersiap-siap.

 

BERSAMBUNG.......


Photo
















Facebook Twitter