Translate

Minggu, 07 Januari 2024

Sinopsis Money Heist: Korea - Joint Economic Area Episode 5

All Content From Netflix, tentangsinopsis 



ddrama-queen.blogspot.com – Sinopsis Money Heist: Korea - Joint Economic Area Episode 5. Cara pintas untuk menemukan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek episode sebelumnya dan klik di tulisan yang ini untuk menemukan episode selanjutnya. Selamat membaca...^^



Woo Jin sedang berada di pengadilan, menghadiri khasus perceraiannya dengan Sang Man. Karena kesaksian dari ibu Woo Jin hak asuh anak jatuh kepada Woo Jin. Sang Min keluar dari persidangan, menjawab pertanyaan dari wartawan yang menanyakan mengenai KTT Antar-Korea ketiga dan kekerasan dalam rumah tangga bersama Woo Jin.

Woo Jin segera pergi setelah menjawab telepon dari Mina yang memberi tahu kalau Pilsun menghilang. Woo Jin dan Mina mencari Pilsun, menemukannya yang berada di taman sedang duduk di bangku kemudian membawanya pulang. Pilsun menolak, Woo Jin yang akan membawanya kerumah sakit, memberi tahu kalau ia baik-baik saja.

Aku tidak tahu ibumu sakit ucap Professor setelah Woo Jin menceritakan tentang ibu dan anaknya, kemudian menghapus air mata Woo Jin. Moonhyuk tidak bisa menghubungi Chul Woo kemudian bertanya apa isi pesan itu, kepada polisi yang sedang bersamanya. Kode Morse yang kami uraikan adalah "Penyusupan berhasil" ucap polisi tersebut.

Seon Woojin, sepertinya pengkhianat ucap seseorang kepada Moonhyuk kemudian memberikan dokumen seraya berkata ini adalah informasi dari Unit Teknis Pengintaian dan beberapa bulan sebelum perampokan, musuh telah meretas profil para perwira Korea Selatan yang mungkin terlibat dan membocorkan informasi kebobrokan mereka pada pers, artinya penugasan Inspektur Seon adalah bagian dari rencana perampok dan memanfaatkannya jadi suruh agen penyusup itu mengakhiri ini secepat mungkin.

Tokyo membuka matanya, melihat Rio yang tertidur di meja kemudian menyelimutinya menggunakan selimut miliknya dan pergi dari sana. Di saat para sandera dan Helsinki yang sedang berjaga tertidur, Chul Woo bangun dan pergi dari sana. Anna Kim membuka matanya, melihat kepergian Chul Woo. Salah satu polisi memberi tahu Moonhyuk kalau Chul Woo menelepon setelahnya mereka pergi ke kamp militer untuk menjawab teleponnya.

Para petinggi memerintahkan untuk mengakhiri ini secepatnya jadi temukan pemimpin perampok dan bunuh dia, setelahnya kita akan langsung masuk ucap Moonhyuk kemudian mengakhiri panggilannya dan berkata kepada para polisi, lanjutkan operasi ini diam-diam, kita akan menembak atau menangkap mereka dalam 12 jam ke depan.

Rio mengantarkan makanan kepada Rio yang sedang di hukum. Berlin meminta tolong kepada Rio untuk mengambilkan obat yang berada di laci meja Young Min. Rio menolaknya dan pergi dari sana. Setelah kepergian Rio, Berlin membuang makanannya. Tokyo bersama Nairobi menemui para sandera yang sedang berkumpul, memberi tahu kalau Berlin tidak bertugas untuk sementara.

Dengan membantu Misun berjalan, Denver membawanya menemui para sandera. Melihat Misun selamat, para sandera bertepuk tangan. Nairobi mengantarkan para sandera pergi ke salah satu ruangan kemudian berkata kalian tidur di sini mulai sekarang dan bisa gunakan toilet kapan pun. Denver membantu Misun berjalan untuk bergabung dengan para sandera.

Woo Jin kembali ke markas kemudian menelepon Professor memberi tahu kalau ia akan mengantarkan stok makanan sebagai gantinya jangan sakiti sandera dan perlakukan mereka secara manusiawi. Kenapa memberikannya begitu saja tanya Chang Su saat ia meminta menukar Anna Kim sebagai imbalannya. Jika kita meminta Anna, dia akan tahu kita bisa menyerang jadi kita harus membangun kepercayaan ucap Woo Jin.

Denver menemui Misun untuk mengganti perban kemudian membantunya berjalan dan pergi dari sana. Dan sekarang Denver sedang mengganti perbannya, Terima kasih telah menyelamatkanku tapi kau perampok dan aku sandera, aku akan mengganti perban sendiri ucap Misun. Anna Kim membawa Chul Woo menjauh saat bersama Young Min kemudian bertanya apa rencananya. Pernahkah kau melihat orang bernama Professor tanya Chul Woo, Anna Kim memberi tahu kalau belum pernah lihat.

Woo Jin sedang mengawasi petugas yang sedang menyiapkan stok makanan kemudian kembali ke markas dan berkata kepada yang lainnya, kita telah tertipu, Professor tidak ada di sana, dia mengamati dari luar dan memberi instruksi pada para perampok. Professor yang tengah menata miniature menjatuhkan miniaturnya setelah mendengar ucapan Woo Jin.

Bukankah ada mobil yang tertangkap CCTV tanya Woo Jin kepada Sersan kemudian menyuruh melacaknya. Kita tak bisa mengubah strategi hanya berdasarkan asumsi, itu akan menyebabkan kekacauan ucap Moonhyuk. Woo Jin menyuruh Dong Chul, memeriksa rute yang dilalui mobilnya dan dan mencari ke tempat barang rongsokan. Rio menjawab telepon dari Professor dan kembali pergi.

Anna Kim membawa Chul Woo menemui Misun, memberi tahu Misun dia polisi dan punya pertanyaan. Pernah melihat orang bernama Profesor tanya Chul Woo. Misun memberi tahu kalau ia pernah mendengarnya. Nairobi kembali dengan para sandera dan menyuruh tim lainnya untuk bergantian mencetak uang dan kembali mengantarkan para sandera. Setidaknya itu berarti Berlin dan Denver bukan Profesor, anggota lainnya mungkin Profesor ucap Anna Kim, setelah Misun memberi tahu.

Professor menanyakan kepada Helsinki apakah sudah menghancurkan mobilnya. Aku tidak bisa memastikannya uncap Helsinki. Semua sidik jari dan DNA kita ada di sana ucap Professor dengan marah kemudian menanyakan lokasinya. Di dekat Imjingak, namanya Hyeongje Carworld jawab Helsinki. Ini adalah salah satu situs mobil bekas illegal, kurasa mereka mengubah pelatnya tapi warna, jenis, dan tahun, semuanya cocok ucap Sersan kemudian memberi tahu kalau itu berada Hyeonjae Carworld di Imjingak.

Woo Jin menyuruh yang lainnya untuk mengurus para sandera dan segera pergi. Dengan membawa berbagai cairan untuk menyeterilkan barang, professor pergi menuju Hyeonjae Carworld di Imjingak. Mereka berempat ke kesebuah ruangan, dengan Misun bertanya apa yang akan kau lakukan setelah menemukannya. Membawanya keluar, setelah itu operasi penyerangan akan dimulai ucap Chul Woo. Young Min memberikan ide yaitu menangkap Denver dan menyiksanya hingga mengaku.

Salah satu sandera memberikan selembar kertas kepada Denver. Denver menerima dan membuka dan segera pergi ke ruang penyimpanan, karena Misun yang memintanya. Chul Woo memukul Denver kemudian mengikatnya di kursi dan membungkus kepalanya dengan menggunakan plastik seraya menanyakan keberadaan Professor. Denver hanya diam tidak menjawab. Young Min yang juga berada di sana, menyimpulkan kalau Tokyo adalah professornya.

Polisi memasuki markas, memberi tahu Moonhyuk kalau professor sudah di temukan. Mulai sekarang kita akan lumpuhkan Profesor dan melakukan serangan ucap Moonhyuk kepada yang lainnya. Setelah sampai Professor segera menghapus daftar mobil yang di gunakan, mengambil salah satu kunci mobil kemudian mencari mobilnya dan segera memberishkan semua sidik jarinya menggunakan cairan yang di bawanya. Sementara Woo Jin dan polisi lainnya berpencar untuk mencari keberadaan Professor.

Setelah mengambil senapannya, Chul Woo membunyikan alam kebakaran, membuat semua sandera ketakutan. Sementara para Tim professor segera mengeceknya melalui rekaman CCTV melihat Denver yang tengah di ikat. Para polisi di luar mengepung gedung sesuai instruksi dari Moonhyuk. Chul Woo menyemprotkan APAR kearah semua sandera. Misun menghentikan Young Min yang sedang menghajar Denver kemudian melepakan ikatan talinnya. Tokyo dalam bahaya ucap Denver kemudian pergi dari sana.

Tokyo menyuruh Nairobi menghentikan pencetakan, kumpulkan para sandera di lobi kemudian menyuruh Rio memeriksa Berlin, memberi tahu kalau ia akan periksa ruang pameran setelahnya mereka bertiga segera bergegas. Tokyo menemui Helsinki dan Olso kemudian menyuruh Helsinki mengumpulkan semua sandera di lobi dan menyuruh Olso mengikutinya. Professor menunduk saat para polisi mengepungnya kemudian melarikan diri menggunakan mobil tersebut. Dengan segera Woo Jin dan polisi lainya mengejar mobil Professor.

Rio pergi ke tempat Rio dan melihat Berlin yang tengah tergeletak di lantai dalam keadaan menggigil kemudian membuka borgolnya. Berlin mencekik leher Rio kemudian pergi dari sana. Chul Woo mengarahkan senapannya kepada Tokyo. Denver pergi ke ruang kafetaria, berteriak ada penyusup, kita perlu hubungi Profesor secepatnya. Setelahnya terdegar suara tembakan. Chul Woo menghubungi Moonhyuk memberi tahu kalau Professor tidak ada di dalam.


BERSAMBUNG……

Facebook Twitter