Translate

Selasa, 06 April 2021

Sinopsis Hello Mr Gu Episode 1

 

All content from WeTV/ Tencent Video 



Penulis: Anysti

Sinopsis lengkap: Sinopsis lengkap Hello MR Gu

Episode sebelumnya: Sinopsis Hello MR Gu 

Episode selanjutnya: Sinopsis Hello MR Gu Episode 2



Gu Nan Zhou sedang bersiap. Di tv menayangkan acara wawancaranya terkait dengan pekerjaannya di Nebula. Dia lalu ditelpon sama sekretarisnya untuk urusan kerjaan dan ternyata dia sudah melakukannya. 


Trik Presdir galak




Di kampus Qing Qing membeli banyak makanan dan menjualnya kembali di kelas. Tapi pekerjaannya yang sebenarnya adalah kartunis. 


Di kantor ia diminta untuk menggambar 365 hari gadis berpenyakit akut dan dikasih naskahnya sama atasan. Sebenarnya dia nggak suka dengan ceritanya tapi atasan terus menyebutkan pasal-pasal dalam kontraknya yang memaksanya untuk mau nggak mau harus gambar. 




Di kantor Nan Zhou membicarakan tentang putus kontrak dengan Diffusestar. Alasannya karya mereka adalah duplikat. Dia nggak mau kedepannya Nebula jadi sampah seperti mereka. Karena itulah ia dan sekretarisnya datang ke Diffusestar untuk memutus kontrak itu. Persisnya mencoba untuk meminta Nan Zhou untuk mempertimbangkannya tapi sepertinya keputusan Nan Zhou sudah bulat. Ia bahkan nggak bergeming saat ditunjukkan karya-karya yang dihasilkan oleh Diffusestar belakangan dan bahkan menunjukkan karya asli dari tiap judul yang ada di dinding. 


Nggak kehabisan akal presdir lalu menunjukkan kreator yang mereka miliki dan memanggil Qing Qing. Ia menegur apa yang Qing Qing buat dan menyarankan agar melakukannya seperti apa yang presdir Gu katakan. Qing Qing nggak terima karena ia menggambar seperti uang sudah diarahkan sama perusahaan. Lah habis itu malah gaji Qing Qing dipotong gegara membantah. 


Nan Zhou makin nggak terkesan dan berniat pergi tapi presdir Diffusestar malah menahan tangannya dan mengajaknya untuk makan siang dulu karena ia sudah reservasi tempat. Nan Zhou menolak dan menarik tangannya tapi malah membuat gambar Qing Qing jatuh berserakan. 





Qing Qing nggak terima dia minta Nan Zhou untuk menghargai karyanya. Nan Zhou mengambil kertas itu. Judulnya jalan surga no 19 dan mengklaim kalo itu adalah jiplakan dari jalan surga no 3. Hanya mengganti judulnya saja. Qing Qing menarik Nan Zhou dan mendorongnya ke tembok. Ia menekankan kalo itu adalah miliknya dan nggak meniru siapapun. Ia menuntut permintaan maaf dari Nan Zhou untuk kerja kerasnya. 


Nan Zhou malah maju dan membuat Qing Qing mundur. Ia menyebut Qing Qing anak-anak yang nggak ngerti perbedaan kerja keras dengan pujian. Qing Qing yang makin terpojok minta Nan Zhou untuk ganti rugi untuk tiap gambarnya yang ia injak ditambah gangguan mental dan menunjukkan kode QR miliknya. Nan Zhou yang ingin itu segera berakhir memindainya lalu pergi. 


Qing Qing senang habis dapat uang tapi habis itu ia malah dapat tatapan tajam dari presdir. 



Di kelas Qing Qing menceritakan apa yang ia alami ke Zhang Yin sambil makan. Zhang Yin mendengarkan sambil sesekali memberikan tanggapan singkat dan memberikan makanan untuk Qing Qing. Ia juga ngasih tisu untuk mrmbersihkan mulut Qing Qing dan menuangkan teh herbal untuknya. 


Guru lalu datang. Qing Qing menyimpan makanan dan minumannya di laci. Guru memanggilnya dan Qing Qing langsung bangkit. Ia diminta untuk menjelaskan pelajaran. 



Di kantor pengacara ayah memberikan surat wasiat untuk Nan Zhou. Ia mendapatkan saham senilai 10% dengan syarat ia harus merawat anak sahabatnya Zhou Jian Qing. 





Di kelas Qing Qing menjelaskan nya dengan baik. Semua orang bertepuk tangan untuknya dan akhirnya guru menjadikannya sebagai perwakilan kelas. Dih Qing Qing langsung jadi menyesal. 


Setelah kelas berakhir Su Su menemui Qing Qing dan memberikan paket dari kakaknya. Ternyata isinya cokelat. Qing Qing sangat menyukainya. Su Su juga ngasih uang ke Qing Qing. Katanya itu hadiah dari lotre. Qing Qing lega karena ia juga sedang membutuhkan banyak uang dari wisuda. Ia malah mengajak Su Su untuk beli lotre lagi. ZhangYin mengingatkan kalo Qing Qing harus segera ke perusahaan. Qing Qing melihat jam tangannya. Ia hampir terlambat. Kalo telat nanti gajinya dipotong. Ia pun pergi meninggalkan mereka. 


Zhang Yin tahu kalo tadi Su Su bohong. Uang itu bukan dari lotre tapi dari kakaknya Qing Qing. Dan ternyata itu memang benar. Sebelumnya kakaknya Qing Qing memang menemuinya dan memberikan cokelat juga uang untuk diberikan pada Qing Qing. Kakak bahkan ngasih macaron ke Su Su sebagai ucapan terima kasih. Ia melihat Su Su ingin makan itu. 


Su Su nggak mau mengakuinya dan pergi dengan alasan ada kelas. 





Nan Zhou nggak hadir dalam rapat besar pemegang saham dan mengirimkan sekretarisnya untuk menggantikannya. Lu Ziming yang juga adalah paman dari Nan Zhou berpikir kalo Nan Zhou nggak menghargai pekerjaannya dan mendesaknya untuk mundur. 


Sehabis rapat sekretaris Nan Zhou menyampaikan apa yang terjadi di ruang rapat. Lu Ziming nggak tahu untuk membeli saham dalam jumlah besar. Bila dijumlahkan jumlahnya hampir mendekati saham milik Nan Zhou. Bila dibiarkan ia akan didepak dari posisinya. Pada saat itu juga Nan Zhou mendapatkan data dari Zhou Jian Qing. Loh kenapa dia?



Malamnya Nan Zhou berencana untuk mencari Zhou Jian Qing. Sekretarisnya menyesalkan pilihannya karena sekarang urusan Lu Ziming lebih penting. Nan Zhou teringat wasiat ayah. Karena jasa keluarga Zhou padanya ayah berniat untuk menjodohkan Nan Zhou dengan putri keluarga Zhou. Sayang keinginan itu nggak sempat terlaksana karena ayah meninggal. Kayaknya Nan Zhou melakukannya untuk mendapatkan saham 10% itu deh. 


Nan Zhou bilang ke sekretarisnya kalo ia ingin membalas budi keluarga Zhou dengan melakukan apa yang ayahnya minta. Tapi ia nggak punya waktu untuk pacaran. Apa bisa langsung melamar? Sekretaris bilang nggak bisa. Tapi serahkan saja padanya. 





Dan mulailah drama ala sekretaris Nan Zhou. Di tempat kerjanya Qing Qing didatangi sama penagih hutang. Ia yang masih belum sanggup bayar akhirnya kabur. Mereka mengejarnya padahal di luar sedang turun hujan. Karena terlalu lelah berlari akhirnya Qing Qing jatuh. Saat itulah Nan Zhou muncul dan menghpirinya. Ia memberikan payungnya pada Qing Qing dan menghajar para penagih hutang itu. 




Keduanya lalu berada di mobil dan mengeringkan diri. Nan Zhou terang-terangan bilang sengaja mencari Qing Qing dan memintanya untuk menikahinya. Qing Qing langsung menolak. Meski ia bisa menerima pekerjaan apapun tapi ia nggak sembarangan menikah. Nan Zhou mempersingkat dan memberinya dua pilihan. Pertama menikah dengannya atau kedua mengambil surat nikah dengannya. Lah sama aja. Qing Qing masih menolak. 


Nan Zhou menjanjikan kalo Qing Qing mau menikah dengannya maka ia akan menjaga Qing Qing semampunya dan juga akan membereskan hutang kakaknya untuk menjamin ibunya. Qing Qing heran. Gimana bisa Nan Zhou tahu tentang hal itu? Nan Zhou lalu melepas jas nya. Maksudnya sih pingin memakaikannya ke Qing Qing tapi Qing Qing dan takut duluan dan lari. 




Paginya Qing Qing menceritakan apa yang ia alami semalam ke Su Su. Su Su pikir itu adalah penipuan seperti yang ia lihat di berita tv. Ia menanyakan apa Qing Qing terluka? Qing Qing mengaku nggak papa. Ia lalu memikirkan kakaknya dan merasa nggak tenang karena nggak pernah menghubunginya belakangan. Ia lalu menemukan label cokelat itu yang dibeli di dalam negeri. Mendadak bibi asrama datang dan membawa buket bunga besar untuk Qing. 


Bunga itu ternyata dari Nan Zhou, saran dari sekretarisnya. Nggak hanya itu. Nan Zhou juga mengirimkan makan siang mewah untuk Qing Qing di kampus dan makanan ringan ke asramanya. Dan masih saran dari orang yang sama, Nan Zhou mengirim petugas pembawa payung buat Qing Qing. Saat hari hujan sih nggak masalah. Tapi saat hari panas petugas pembawa payung tetap melakukan tugasnya dan memayungi Qing Qing kemanapun. Saat pulang kuliah Qing Qing dijemput pakai mobil mewah dan jadi tontonan teman-temannya. Dan puncaknya adalah acara lamaran. 




Qing Qing yang sedang menggambar dapat pekerjaan untuk menata tempat lamaran. Malamnya ia melakukannya. Menata lilin bentuk hati, menaburkan bunga dan menyiapkan hadiah. Nggak tahunya orang yang melamar adalah Nan Zhou dan orang yang dilamar adalah dirinya. Nan Zhou sendiri juga kaget saat mengetahui hal itu. Tanpa basa-basi dia langsung menunjukkan cincinnya dengan berlian tang sangat besar dan tanpa ekspresi bilang; Menikahlah denganku. 


Qing Qing malah mundur saat Nan Zhou mendekat. Tanpa sengaja Qing Qing menginjak tombol kembang api. Kembang api menyala dan membuat teman-temannya mendekat menyaksikan proses lamaran. Mereka bahkan berharap Qing Qing menerimanya. Qing Qing menolak. Nan Zhou paham kalo saat wanita mengalami ini akan merasa gugup dan malu. Ia lalu memberinya waktu 5 detik untuk berpikir dan jawaban yang Qing Qing berikan tetap sama. Enggak. 


Nan Zhou nggak bisa memberinya waktu lagi. Ia nggak punya banyak waktu. Ia meraih tangan Qing Qing dan mau memasangkan cincinnya. Qing Qing menarik tangannya dan pergi. Nggak lama kemudian ia kembali lagi. Ia nggak mau cincinnya. Hanya bayarannya. Ternyata Nan Zhou sudah mengirimkannya dalam jumlah sangat besar. Dan saat Qing Qing mau pergi mendadak Nan Zhou menariknya. Posisi mereka sangat dekat. Qing Qing sampai merasa canggung. Bentar doang sih. Sampai akhirnya ia menginjak kaki Nan Zhou lalu pergi. 






Di kantor Nan Zhou mengeluhkan ide dari sekretarisnya yang nggak ada bener-benernya sama sekali. Tapi rupanya sekretaris Nan Zhou masih punya satu ide lagi. 


Esok harinya Nan Zhou mengirim banyak tas mewah ke kampus untuk Qing Qing. Semua orang sampai penasaran siapa yang jatuh cinta sampai segitunya sama Qing Qing. Setelah ngasih lamaran mewah sekarang ngasih tas mewah. 


Merasa nggak terima Qing Qing pun datang ke kantor Nan Zhou tepat saat Nan Zhou sedang memimpin rapat melalui ruangannya sementara sekretarisnya mengatakan apa yang ia katakan di ruang rapat yang sebenarnya. 


Awalnya Qing Qing nggak diijinkan untuk masuk karena belum membuat janji. Tapi saat resepsionis menerima telpon ia pun menerobos masuk. Nan Zhou menutup laptopnya dan menanyakan ada apa? Ia sibuk. 


Qing Qing minta Nan Zhou untuk mengambil semua barang yang diberikan padanya. Ia lihat tiap hari Nan Zhou selalu memperhatikannya tapi ia nggak pernah lihat Nan Zhou. Sebenarnya apa yang dia inginkan? 


Nan Zhou mendekat dan menekankan ia ingin Qing Qing menikah dengannya. Qing Qing menolak. Kenapa dia harus nikah sama Nan Zhou? Sambil terus mendekat Nan Zhou mengungkapkan alasannya. Karena dia tampan. Karena dia kaya. Buta? Qing Qing nggak bisa mundur lagi dan hampir jatuh. Ia menarik dari Nan Zhou dan membuat mereka jatuh bersamaan dan nggak sengaja ciuman. 


Bersambung...


Facebook Twitter